Sesudah kesulitan
pasti akan ada kemudahan
Duh,
kecewa sudah. Roda kehidupan akan terus berputar sampai sebelum matahari terbit
dari barat. Yang namanya hidup pasti ada rasa senang maupun rasa duka. Yang
keduanya senantiasa memberikan rasa dan warna bagi kehidupan ini. Rasa yang
terkadang sangat menyakitkan maupun rasa yang memberikan arti semangat tentang
perjuangan hidup yang harus di lalui oleh setiap individu maupun makhluk hidup
khususnya manusia. Berwarna warni kehidupan ini yang terkadang menjadikan kita
merasa bosan sekali tentang jalannya alur hidup ini maupun menjadi kan sangat
bermalas sekali dengan hal yang tiap hari sering dijumpai. Tapi apapun rasa dan
warna yang mengikat dalam kehidupan ini, sejatinya kita akan tetap menjalaninya
sampai nyawa kita telah tiada di dunia yang fana ini. Sang waktu tetap akan terus
berputar selama belum ada perintah dari Sang Khaliq untuk menghentikannya.
Yah,
beginilah menjadi seorang mahasiswa baru yang sedang berusaha berproses menuju
ke masa yang lebih dewasa lagi. Mengeluh, keluh kesah, bermalasan, takut,
grogi, hilang semangat ataupun hal lainnya menjadi masalah lama yang terkadang
bisa menjadi baru lagi. Muncul disaat kita telah terdepak maupun terdesak serta
terdempet oleh suatu keadaan sehingga kita bisa lebih memaknai hikmah di balik
setiap hal menyakitkan maupun menyedihkan yang kita alami.
Masa
dimana terlalu tua untuk urusan anak-anak dan terlalu muda untuk urusan orang
dewasa, terombang ambing bak kapal yang tidak di nahkodai oleh seorang yang
handal dan terlalu amatir. Terarah dan focus menjadi suatu solusi untuk diri
ini agar lebih matang serta dewasa dalam bersikap dan bertindak. Life is choice,
hidup adalah pilihan dan kau telah menetapkan pilihanmu dulu di kampus ini sebagai
mahasiswa yang harus belajar mencari ilmu, cari pengalaman, link, keahlian
(skill) serta terus memperbaiki diri kearah yang lebih baik. Terus berkembang, dan
cukuplah Allah sebagai pelindung kami.
Tetap
harus yakin dan percaya kepada firman Allah swt,
216.
diwajibkan atas kamu berperang, Padahal berperang itu adalah sesuatu yang kamu benci.
boleh Jadi kamu membenci sesuatu, Padahal ia Amat baik bagimu, dan boleh Jadi
(pula) kamu menyukai sesuatu, Padahal ia Amat buruk bagimu; Allah mengetahui,
sedang kamu tidak mengetahui. (Q.S 2; 216)
Allah lebih mengetahui
sedang kamu tidak mengetahui, ada rahasia yang tidak kita ketahui tentang
misteri kehidupan di dunia ini. Baik bagi kita maupun untuk orang lain, karna yang
terpenting adalah bisa mengambil hikmah dari apa yang telah kita lakukan selama
ini. Seng
apik, rung mesti apik nggo koe, seng elek rung mesti elek nggo
koe.
286. Allah tidak membebani
seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. ia mendapat pahala (dari
kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang
dikerjakannya. (mereka berdoa): "Ya Tuhan Kami, janganlah Engkau hukum
Kami jika Kami lupa atau Kami tersalah. Ya Tuhan Kami, janganlah Engkau
bebankan kepada Kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada
orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan Kami, janganlah Engkau pikulkan kepada Kami
apa yang tak sanggup Kami memikulnya. beri ma'aflah kami; ampunilah kami; dan
rahmatilah kami. Engkaulah penolong Kami, Maka tolonglah Kami terhadap kaum
yang kafir." (Q.S 3;286)
Dan satu hal lagi,
Allah swt tidak akan membebani hambanya melainkan sesuai dengan kesanggupannya.
Apa yang telah terjadi dan dialami seberat apapun beban yang dipikul sejatinya
itu semua sudah diukur kadar kesanggupannya oleh Sang Maha Pencipta. Tinggal
sejauh mana kesabaran dalam berjuang dan keteguhan dalam menyelesaikan
permasalahan yang ada.
(Wallahu Alam).

Komentar
Posting Komentar